Selasa, 31 Maret 2020

Penerapan Social distancing oleh 3 elemen Masyarakat


SOCIAL DISTANCING

            Washington post menurunkan sebuah artikel tanggal 14 maret kemarin, dia merangkum langkah langkah yang diambil china, korea selatan, jepang, itali, jerman, dan US dalam berperang melawan COVID-19, dari Artikel ini kita bisa tau bahwa semua negara yang di bahas itu menerapkan himbauan social distencing dan merekomendasikan self querentine, tapi ketika artikel tersebut terbit Cuma italy dan china yang melakukan lockdown,
            Kasus corona pertama di indonesia di umumkan pak jokowi 2 maret 2020, 2 minggu kemudian 15 maret 2020 baru keluar himbauan dari presiden jokowi untuk belajar, bekerja dan beribasdah dari rumah, sejak itu tuntutan lockdown himbauan social distencing dan social quarentin jadi banyak disebut di media social media dan porlal berita sebagai upaya pencegahan penyebaran virus covid-19.
Tapi sebenarnya apa sih itu social distancing?
            Social distencing bahasa gampangnya jaga jarak atau biasanya juga disebut pembatasan social, himbauan pak jokowi 15 maret itu bisa dibilang sebagai himbauan untuk melakukan social distencing, untuk bisa melakukan social distencing, tiga elemen masyarakat harus saling bersinergi supaya upaya ini maksimal dalam menghambat penyebaran virus, tiga elemen ini maksudnya adalah individu, perusahaan dan pemerintah tentang gimana caranya melakukan social distencing.
            Menerapkan sosial distencing adalah upaya paling nyata yg bisa kita lakukan sekarang supaya virus covid 19 ini tidak semakin melonjak , dan pertanyaan nya adalah memang nya mengapa imbauan peemerintah untuk melakukan distensing ini perlu sekali sebenarnya di lakukan?
·         yang pertama karakter covid 19 ini gampang sekali menyebar, menurut salah satu website di amerika virus covid 19 ini memang sangat gampang menyebar layaknya cacar karakteristik penyebaran yg harus di waspadai adalah orang yang belum menunjukkan gejala terinfeksipun orang ini sudah bisa menularkan virus ke orang lain, bayangkan kalau misalnya org di sekitar kita tampaknya sehat saja termyata ia berpotesi membawa virus,
·         yang kedua virus COVID 19 ini menyebar lewat percikan cairan tubuh yang keluar dari orang yang terinfeksi berupa bersin atau batuk, nah percikan ini bisa nempel ke tubuh orang lain yang ada di sekitar orang pembawa virus dan terhirup ke paru paru,
·         nah yang ketiga adalah pergerakan social normal mendorong pergerakan virus ini menyebar lebih cepat, semain sedikit kita berinteraksi dengan orang lain semakin sedikit peluang kita untuk terjangkit atau menyebarkan virus ini ke orang lain, kalau peluang penularan di perkecil otomastis laju perkembangan virus ini akan terhambat,

            Nah itu tiga alasannya, tadi juga sempat saya sebut sebelumnya kalau dalam menerapkan Social distencing itu butuh sinergi dari Tiga elemen masyarakat Nah sekarang bagaimana praktek scial distencing ini di lakukan oleh tiga elemen masyarakat ini?

1.      Individu
a)      Pertama untuk individu melakukan social distensing ni berarti kita nggak menjabat tangan dengan orang lain,
b)      kedua menjaga jarak 2 meter jika berinteraksi dengan orang lain,
c)      yang ketiga nggak ngumpul ngumpul ngaak nongkrong, nggak ke keramaian, yang
d)     kempat keluar rumah hanya untuk hal mendesak seperti beli bahan makanan dan kerumah sakit,
e)         yang kelima adalah rutin mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik,

contohnya misalnya perusahaan kita melakukan Work Form Home yah usahakan kita memang memanfaatkan waktu dirumah jangan ngumpul di mall, jangan liburan keluar kota, dan lagi di rumah juga kita harus rajin cuci tangan misalnya setelah kita terima paket atau delivery makanan.


2.      Perusahaan
sementara itu perusahaan juga bisa melakukan sicial distencing dengan menerapkan hal2 sbb:
a)      yaitu melakukan work form home untuk karyawan,
b)      yang kedua membatasi jumlah peserta rapat,
c)      tidak mengadakan kegiatan massal tereutama di ruang tertutup.

            Ini sebenarnya yang masih susah di lakukan di indonesia masih banyak perusahaan yang membutuhkan karyawan nya untuk datang kekantor, dan kalau emang karyawan harus datang kekantor upaya social distencing nya yang harus di di perketat, yaitu jaga jarak antar sesama karyawan baik lagi diskusi atau pun lagi rapat.pokoknya semua kegiatan,

3.      Pemerintah
            Nah trus kalau dari pemerintah, apa yang harus dilakukan untuk mengoptimalkan social distencing ini ? dari pemerintah social distencing yang bisa dilakukan adalah

a)      meliburkan sekolah dan universitas,
b)      yang kedua menutuptempat wisata dan ruang publik,
c)      menunda event besar, dan
d)     yang keempat adalah mendorong perusahaan untuk memberlakukan work form home,

salah satunya yang baru terjadi adalah pemerintah berhasil mempersuasi panitia pelaksana event keagamaan di GOWA untuk menghentikan acara yang rencana akan di hadiri oleh ribuan orang, kebayang  nggak kalau sampai acara ini berlangsung?

            Nah intinya adalah tanpa social distencing peluang satu orang menularkan atau tertular orang lain itu besar, ini berarti tingkat penyebaran virus akan berlipat dan karena itu ada baiknya memang kita harus mengikuti himbauan dari pemerintah untuk jaga jarak dengan orang lain sampai keadaan yang lain aman. Jadi untuk teman teman just Stay home- <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Self Boundaries : Perlunya Memilki batasan

  Self Boundaries : Perlunya Memilki batasan               Di dalam hidup ini mungkin banyak dari kalian yang sering merasa sering di ma...