SOCIAL
DISTANCING
Washington
post menurunkan sebuah artikel
tanggal 14 maret kemarin, dia merangkum langkah langkah yang diambil china,
korea selatan, jepang, itali, jerman, dan US dalam berperang melawan COVID-19,
dari Artikel ini kita bisa tau bahwa semua negara yang di bahas itu menerapkan
himbauan social distencing dan merekomendasikan self querentine, tapi ketika
artikel tersebut terbit Cuma italy dan china yang melakukan lockdown,
Kasus corona pertama di
indonesia di umumkan pak jokowi 2 maret 2020, 2 minggu kemudian 15 maret 2020 baru
keluar himbauan dari presiden jokowi untuk belajar, bekerja dan beribasdah dari
rumah, sejak itu tuntutan lockdown himbauan social distencing dan social
quarentin jadi banyak disebut di media social media dan porlal berita sebagai
upaya pencegahan penyebaran virus covid-19.
Tapi sebenarnya apa sih itu
social distancing?
Social distencing bahasa gampangnya jaga jarak
atau biasanya juga disebut pembatasan social, himbauan pak jokowi 15 maret itu
bisa dibilang sebagai himbauan untuk melakukan social distencing, untuk bisa
melakukan social distencing, tiga elemen masyarakat harus saling bersinergi
supaya upaya ini maksimal dalam menghambat penyebaran virus, tiga elemen ini
maksudnya adalah individu, perusahaan dan pemerintah tentang gimana caranya
melakukan social distencing.
Menerapkan sosial
distencing adalah upaya paling nyata yg bisa kita lakukan sekarang supaya virus
covid 19 ini tidak semakin melonjak , dan pertanyaan nya adalah memang nya
mengapa imbauan peemerintah untuk melakukan distensing ini perlu sekali sebenarnya
di lakukan?
·
yang
pertama karakter covid 19 ini gampang sekali menyebar, menurut salah satu website
di amerika virus covid 19 ini memang sangat gampang menyebar layaknya cacar
karakteristik penyebaran yg harus di waspadai adalah orang yang belum
menunjukkan gejala terinfeksipun orang ini sudah bisa menularkan virus ke orang
lain, bayangkan kalau misalnya org di sekitar kita tampaknya sehat saja termyata
ia berpotesi membawa virus,
·
yang kedua
virus COVID 19 ini menyebar lewat percikan cairan tubuh yang keluar dari orang
yang terinfeksi berupa bersin atau batuk, nah percikan ini bisa nempel ke tubuh
orang lain yang ada di sekitar orang pembawa virus dan terhirup ke paru paru,
·
nah yang
ketiga adalah pergerakan social normal mendorong pergerakan virus ini menyebar
lebih cepat, semain sedikit kita berinteraksi dengan orang lain semakin sedikit
peluang kita untuk terjangkit atau menyebarkan virus ini ke orang lain, kalau
peluang penularan di perkecil otomastis laju perkembangan virus ini akan terhambat,
Nah itu tiga alasannya, tadi juga sempat saya sebut
sebelumnya kalau dalam menerapkan Social distencing itu butuh sinergi dari Tiga
elemen masyarakat Nah sekarang bagaimana praktek scial distencing ini di
lakukan oleh tiga elemen masyarakat ini?
1. Individu
a) Pertama untuk individu melakukan social
distensing ni berarti kita nggak menjabat tangan dengan orang lain,
b) kedua menjaga jarak 2 meter jika berinteraksi
dengan orang lain,
c) yang ketiga nggak ngumpul ngumpul ngaak
nongkrong, nggak ke keramaian, yang
d) kempat keluar rumah hanya untuk hal mendesak
seperti beli bahan makanan dan kerumah sakit,
e)
yang
kelima adalah rutin mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik,
contohnya
misalnya perusahaan kita melakukan Work Form Home yah usahakan kita memang
memanfaatkan waktu dirumah jangan ngumpul di mall, jangan liburan keluar kota,
dan lagi di rumah juga kita harus rajin cuci tangan misalnya setelah kita terima
paket atau delivery makanan.
2. Perusahaan
sementara itu perusahaan juga bisa melakukan sicial
distencing dengan menerapkan hal2 sbb:
a) yaitu melakukan work form home untuk karyawan,
b) yang kedua membatasi jumlah peserta rapat,
c) tidak mengadakan kegiatan massal tereutama di
ruang tertutup.
Ini
sebenarnya yang masih susah di lakukan di indonesia masih banyak perusahaan
yang membutuhkan karyawan nya untuk datang kekantor, dan kalau emang karyawan harus
datang kekantor upaya social distencing nya yang harus di di perketat, yaitu
jaga jarak antar sesama karyawan baik lagi diskusi atau pun lagi rapat.pokoknya
semua kegiatan,
3.
Pemerintah
Nah
trus kalau dari pemerintah, apa yang harus dilakukan untuk mengoptimalkan
social distencing ini ? dari pemerintah social distencing yang bisa dilakukan
adalah
a) meliburkan sekolah dan universitas,
b) yang kedua menutuptempat wisata dan ruang
publik,
c) menunda event besar, dan
d) yang keempat adalah mendorong perusahaan untuk
memberlakukan work form home,
salah
satunya yang baru terjadi adalah pemerintah berhasil mempersuasi panitia
pelaksana event keagamaan di GOWA untuk menghentikan acara yang rencana akan di
hadiri oleh ribuan orang, kebayang nggak
kalau sampai acara ini berlangsung?
Nah intinya adalah
tanpa social distencing peluang satu orang menularkan atau tertular orang lain
itu besar, ini berarti tingkat penyebaran virus akan berlipat dan karena itu
ada baiknya memang kita harus mengikuti himbauan dari pemerintah untuk jaga
jarak dengan orang lain sampai keadaan yang lain aman. Jadi untuk teman teman
just Stay home- <3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar